5 Jenis Tanaman Beracun Yang Sangat Mematikan

Manusia merupakan makhluk yang bergantung kepada alam dan seisinya terutama tumbuhan dan hewan. Hal itu dilakukan guna memenuhi segala kebutuhan pangan maupun kehidupan sehari-hari. Tumbuhan memang sangat bermanfaat bagi manusia karena mengandung vitamin dan zat sehat lainnya. Namun perlu Anda ketahui bahwa beberapa dari tumbuhan justru mengandung zat yang beracun dan sangat mematikan.

Apakah Anda sudah tahu kelompok tumbuhan apa saja yang beracun itu? Agar terhindar dari bahaya, Anda perlu mempelajari tumbuhan mematikan itu.

1.  Tanaman Jarak

Tanaman jarak sudah tercatat di rekor dunia sebagai tanaman beracun yang sangat mematikan. Tanaman yang dikenal sebagai tanaman cator ini berbahaya dibagian bijinya. Daun dan getah tanaman jarak biasanya digunakan untuk pengobatan tradisional. Namun, siapa sangka biji yang kecil itu justru bagian yang mematikan. Dengan 2 biji tanaman jarak saja sudah bisa melayangkan nyawa Anda.

Biji tanaman jarak ini mengandung racun yang menyebabkan rasa terbakar pada bagian mulut, leher, perut dan mengakibatkan kematian yang disebabkan karena dehidrasi. Racun dalam biji tanaman jarak dikenal sebagai ricin.

Senyawa dalam ricin mengakibatkan orang meninggal akibat gangguan pada sistem peredaran darah dan pernafasan. Jika senyawa pada ricin terhirup, disuntikkan atau tertela, dapat membunuh seseorang dalam waktu 36-48 jam. Para ahli mengatakan, ricin merupakan pembunuh ganas yang sama kuatnya dengan virus anthrax. Sampai sekarang belum ada yang menemukan penawarnya.

2.  Singkong karet

Singkong dikenal juga dengan ubi merupakan makanan khas desa yang digemari masyarakat. Tapi Anda juga harus berhati-hati, karena ada jenis singkong yang beracun. Kadar singkong tersebut berbeda tergantung varietasnya. Singkong pahit ini memiliki nama latin Manihot glaziovii (ubi racun atau singkong karet) yang kadarnya lebih tinggi dibandingkan singkong manis yang biasanya dikonsumsi (Manihot utilissima).

Bagian dari singkong karet ini yang berbahaya yaitu daun dan umbinya, yang mengandung racun dengan senyawa cyanogenik glycoside, linamarin dan lotaustralin yang mampu menghasilkan asam sianida.

Seperti yang kita tahu bahwa sianida merupakan pembunuh berdarah dingin dan sangat sulit dideteksi karena sianida tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna. Indikator untuk mengetahui adanya sianida pada singkong ialah warna kebiruan pada umbi jika terlalu lama terpapar udara.

3.  Kecubung

Tanaman kecubung yang ada di Indonesia salah satunya berjenis Datura Metel dan masih satu jenis dengan bunga Lonceng. Sebenarnya tanaman kecubung mengandung senyawa yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Kandungan senyawa pada kecubung dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi penyakit asma, reumatik, sakit pinggang, pegel linu, bisul, sakit gigi, ketombe hingga haid. Bagian yang dijadikan obat herbal ialah daunnya.

Namun ternyata, kecubung juga mengandung racun berupa zat alkaloid yang memiliki efek halusinogen pada bagian bijinya. Efek yang ditimbulkan jika mengonsumsi biji kecubung melebihi takaran seperti mual, muntah, sesak nafas, gelisah, nadi berdenyut dengan cepat, kemerahan pada kulit wajah dan tubuh, pusing, mulut terasa kaku, halusinasi hingga berujung kematian. Ada beberapa kasus bahwa biji kecubung digunakan untuk bunuh diri.

4.  Pohon Upas

Pohon upas dikenal dengan nama ilmiah Antiaris toxicaria, pohon ini masih sering dijumpai di Indonesia. Di daerah jawa, pohon upas dikenal dengan nama pohon Ancar. Pohon upas pernah menjadi pohon yang menakutkan dan legendaris pada masa penjajahan VOC. Hal itu dikarenakan rakyat Indonesia melawan bangsa Belanda menggunakan racun dari pohon tersebut.

Penelitian juga telah menyatakan bahwa pohon upas memang tanaman yang beracun dan cukup mematikan. Efek dari racun pohon upas saat diuji kepada ayam dan anjing ialah langsung mati dan yang satunya mati selang sekitar 8 menit. Penduduk lokal pun menyatakan bahwa racun pohon upas digunakan untuk membunuh lawannya. Sedikit saja terkena getah pohon upas, orang itu akan langsung kejang-kejang kemudian meninggal.

5.  Gympie-Gympie

Gympie-gympie tumbuh dengan subur di daerah Maluku dan hutan timur Australia. Jika Anda menemukan tanaman ini, segeralah menjauh karena berada didekatnya saja sudah berbahaya. Sekilas mendengar namanya memang terkesan unik dan lucu, namun sebenarnya gympie-gympie merupakan tanaman beracun yang sangat mematikan.

Di luar negeri, gympie-gympie disebut sebagai tanaman penyengat. Pasalnya, bila sedikit saja kulit kita bersentuhan dengan daun gympie-gympie, rasanya seperti disengat oleh sesuatu yang sangat panas dan tidak akan hilang sampai berbulan-bulan. Hal itu disebabkan karena adanya racun moroidin yang ada pada bulu tanaman ini. Gympie-gympie pernah membunuh hewan dan manusia.

Walaupun tanaman gympie-gympie sudah kering setelah beratus tahun sekalipun, racunnya akan tetap mematikan karena racun moroidin yang dikandungnya sangat kuat. Tentara Inggris pernah tertarik akan tanaman ini untuk dijadikan senjata biologis pada tahun 1960an karena efek racun yang luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *