Cara Menjaga Kesehatan Organ Intim Wanita

Sekilas vagina tampak seperti organ kecil yang mudah dirawat. Namun, bila dilihat lebih jauh, vagina berhubungan langsung dengan leher rahim dan rahim. Organ ini lebih rumit dibandingkan kelihatannya. Oleh karena itu, harus dilakukan perawatan yang tepat.Cara menjaga organ intim wanita

Membersihkan dengan cermat

Agar organ intim tidak mengalami masalah, pelajari dan lakukan cara dibawah ini:

  • Setelah buang air kecil atau buang air besar, basuh dengan air dari depan sampai belakang, agar tidak ada bakteri dari anus yang masuk ke vagina. Kalau bisa bersihkan dengan air hangat. Setelah itu, keringkan dengan handuk agar area tersebut tidak lembab.
  • Hindari membersihkan vagina dengan sabun yang mengandung pewangi. Pada wanita, pewangi dapat menyebabkan iritasi pada vagina.
  • Bila menggunakan tisu untuk mengeringkan vagina, disarankan tisu yang lembut. Jangan gunakan tisu makan karena kasar. Pastikan agar serat-serat tisu tidak menempel ke vagina, karena dapat mengakibatkan gatal dan menjadi salah satu sarana bakteri dan jamur.
  • Saat menstruasi disarankan menggunakan pembalut yang tidak mengandung pewangi. Ganti pembalut max 5 jam sekali dalam sehari, jangan ditunda-tunda.
  • Penggunaan dan perawatan pakaian dalam juga harus diperhatikan. Pakailah pakaian dalam yang terbuat dari katun agar dapat menyerap kerungat dan nyaman dipakai.
  • Merawat pakaian dalam juga berpengaruh pada organ intim vagina. Cucilah celana dalam yang baru dibeli sebelum memakainya.
  • Saat mencuci pakaian dalam gunakan sabun yang tidak mengandung deterjen, setelah itu bilas dengan bersih, sisa sabun pada pakaian juga berpotensi membuat vagina bermasalah.
  • Hindari pakaian dalam yang ketat karena dapat mengakibatkan iritasi pada vagina.

Apakah perlu menggunakan cairan pembersih khusus?

Vagina adalah organ tubuh yang tidak mempunyai kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri melalui cairan vagina. Dan jangan salah, vagina memiliki banyak bakteri yang sifatnya melindungi organ intim wanita tersebut.

Cairan pembersih organ intim wanita memang dapat membersihkan area vagina. Sayangnya, cairan ini benar-benar membersihkan semuanya. Termasuk bakteri yang normalnya terdapat pada organ intim wanita, yang bertugas untuk melindungi vagina.

Penyebab Gangguan Organ Intim Wanita

Banyal hal yang menyebabkan organ intim wanita mengalami gangguan. Anda harus mewaspadai penyebab gangguan vagina berikut ini :

  • Perubahan hormon

Pada wanita yang sudah akan menopause, hormon esterogen akan berkurang. Perubahan kadar hormon ini berpengaruh pada organ intim wanita. Lapisan vagian akan menipis dan produksi cairan vagina yang berfungsi sebagai pelumas juga akan berkurang, sehingga ketika berhubungan intim akan mengalami kesakitan.

  • Masalah seks

Jika anda melakukan gerakan seks yang sifatnya memaksa atau terlalu kuat, atau terjadi cedera pada bagian panggul, dapat membuat vagina tidak nyaman. Terjadinya infeksi menular seksual juga dapat membuat vagina tidak nyaman, bahkan nyeri saat berhubungan seksual ataupun setelahnya.

  • Stres

Ketika anda stres karena cemas atau depresi, keinginan untuk berhubungan seksual pun berkurang atau bisa hilang sepenuhnya. Akibatnya, jika tetap berhubungan seks maka akan terasa sakit.

  • Alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi atau kondom, atau beragam jenis spermisida, dapat membuat vagina iritasi. Terutama pada wanita yang memiliki sentivitas tinggi atau alergi terhadap bahan tersebut. Akibatnya, organ intim wanita menjadi tidak nyaman dan terasa sakit.

Perawatan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim wanita tidak bisa dilakukan hanya sekali. Lakukan perawatan rutin, dan sertai pola hidup sehat agar kesehatan terjaga dengan baik. Jagalah organ intim dengan baik, terimakasih telah mengunjungi, semoga bermanfaat untuk kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *